DUKUNG BUMD LEBIH MAJU, KOMISI II DPRD APRESIASI PROGRESS PT. SUBANG SEJAHTERA DI HUT YANG KE-18



Progress yang pesat ditunjukkan oleh BUMD PT. Subang Sejahtera pasca pelantikan jajaran direksi yang baru terpilih dari hasil proses open bidding yang dilaksanakan Panitia Seleksi (Pansel) Direksi PT. Subang Sejahtera yaitu Direktur Utama PT. Subang Sejahtera oleh Aziz Muslih, direktur operasional oleh Haerul Anwar, dan direktur keuangan yang dijabat oleh Deden Insan Nugraha.

Dalam mengapresiasi kinerja BUMD PT. SS dan juga memenuhi undangan dari PT. SS, Ketua Komisi II DPRD Subang Ir. Novaza Sinta Narwasthu beserta anggota Komisi II Asep Hadian turut hadir bersama Bupati Subang Haji Ruhimat yang juga didampingi Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi dalam kegiatan ulang tahun ke-18 PT. Subang Sejahtera dan Penandatanganan MOU dengan Calon Mitra Bisnis PT Subang Sejahtera Serta Pelepasan / Pengiriman produk di Kantor PT. Subang Sejahtera, Sukamelang, Subang, Rabu 17 November 2021.

Direktur BUMD PT.Subang Sejahtera Aziz Muslih dalam laporannya menyampaikan dirinya masih terngiang ucapan Bupati Subang dimana Kang Jimat mengatakan padanya untuk dapat membantu rakyat Subang dan jadilah kartel. Aziz menyampaikan bahwa Kartel ini seperti halnya yang dilakukan oleh Singapura, dimana Pemerintah dapat menghasilkan berbagai produk untuk dijual kepada masyarakat. Aziz juga mengatakan bahwa PT. SS kini ingin menjadi holding company.

Selain itu, PT. Subang Sejahtera kini telah memiliki berbagai anak perusahaan salah satunya adalah memiliki perusahaan beton mix, yaitu bernama SS Mix. Kedepannya, PT. SS akan membangun anak perusahaan baru bernama SS Pro (properti dan konstruksi) bekerja sama dengan Totalindo.

Dr. H. M. Soleh selaku perwakilan perusahaan Partner PT.Rahma Gilang sejahtera dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya beserta jajaran akan siap membantu PT. SS. Dirinya menyampaikan bahwa PT. Rahma Gilang Sejahtera telah satu bulan bekerja sama dengan PT. SS. Soleh mengatakan kedepannya dirinya ingin bekerja sama dengan KSOP Patimban.

Bupati Subang H. Ruhimat dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Blitar ibu hj. Rini Syarifah yang dapat hadir dalam kegiatan ini. Kang jimat berharap ada ikatan silaturahmi yang erat antara Subang dan blitar dengan berbagai kerjasama lainnya.

Sedangkan Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Blitar Memiliki berbagai potensi yaitu rambutan, blimbing, pisang sunpride, juga perikanan, salah satunya Koi yang Tidak kalah dengan Koi jepang. Selain itu, Peternakan Blitar juga merupakan salah satu potensi, salah satunya komoditas Telur. Blitar mampu menghasilkan telur sebanyak 1200 ton perhari. Untuk itu, Blitar membutuhkan jagung untuk disupply dari Subang untuk peternakan ayam. Rini menyampaikan bahwa Pemerintah harus mencari terobosan untuk memecahkan masalah, untuk itu bekerja sama dengan Subang merupakan salah satu solusi dalam memecahkan masalah tersebut.
Kang Jimat juga menyampaikan apresiasi kepada PT. SS yang telah membantu rakyat subang dengan meningkatkan PAD.

Di kesempatan terpisah, Ketua Komisi II Ir. Novaza turut mendukung langkah langkah pengembangan usaha BUMD PT SS, politisi NasDem itu menyampaikan bahwa Subang-pun memiliki potensi di bidang pertanian. Untuk itu, Ambu Nova panggilan akrab Ketua Komisi II itu ingin BUMD Subang juga dapat menjadi kartel seperti apa yang disampaikan Bupati kepada Direktur PT. SS.

"Kabupaten Subang adalah Kabupaten yang memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah dari ujung utara sampai ujung selatan, Kekayaan SDA alam ini harus bisa kita olah secara mandiri melalui BUMD yang ada agar kita sebagai pemerintah dapat menghasilkan berbagai produk sendiri untuk dijual kepada masyarakat dan meningkatkan potensi PAD kita," ucap Ambu Nova.

"Selain itu hanya dalam waktu masa jabatan pa azis selama 4 bulan, beliau bersama jajaran direksi yang baru sudah menghasilkan 14 kerjasama yaitu 4 kerjasama dengan BUMN dan 10 kerjasama dengan Perusahaan, itu adalah progress yang sangat luar biasa," tambah Ambu Nova mengapresiasi.

Sementara itu politisi PKS yang juga anggota komisi II DPRD, Asep Hadian mengucapkan Selamat atas ulangtahun BUMD SS yang ke-18. Tak lupa Ketua Fraksi PKS itu juga turut memuji
perubahan kinerja yang semakin baik serta perubahan dan inovasi yang dilakukan.

"Saya ucapkan Selamat atas ulang tahun BUMD SS yang ke-18, Dijajaran kepengurusan SS yang baru 4 bulan berjalan ini, saya melihat perubahan kinerja yang semakin baik, banyak perubahan dan inovasi yang dilakukan, seperti banyak melakukan kolaborasi dengan badan usaha yang lain baik BUMN maupun swasta," ungkapnya.

"Seperti tanaman, BUMD SS di usia kepengurusan yang 4 bulan ini sudah memperlihatkan bunga-bunganya yang mulai bermekaran indah dengan konsep-konsep bisnis kolaborasi yang dilakukan, semoga disaat tiba panen nanti bisa menghasilkan kontribusi PAD yang lebih banyak lagi dan bisa mewujudkan harapan masyarakat Subang yaitu Rakyat Subang yang tidak lagi menjadi penonton terhadap pembangunan," tambahnya lagi.

"Khusus untuk Pelabuhan Patimban, karena PT SS sudah mewujudkannya dalam setiap peluang bisnis yang ada di Pelabuhan Patimban dengan terlibat langsung didalamnya, saya apresiasi keterlibatan itu sebagai Representasi Badan Usaha Milik Daerah alias milik Rakyat Kabupaten Subang, semoga perkembangan baik BUMD SS seperti saat ini akan diikuti oleh BUMD-BUMD lainnya dalam meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pemberian  santunan kepada100 anak yatim secara simbolis juga dilaksanakan pula penandatanganan kesepakatan government to government antara pemerintah Kabupaten Blitar dengan pemerintah Kabupaten Subang tentang kerjasama Pembangunan Daerah.

Selain itu dilaksanakan pula penandatanganan perjanjian kerjasama dengan partner bisnis PT Subang Sejahtera antara Dirut PT Sumber Sejahtera dan partner bisnis BTN Subang Sejahtera, dilanjutkan dengan pelaksanaan launching bisnis beton Subang Sejahtera Mix dan launching pengiriman unit mobil ke Belawan serta launching pengiriman pangan 100 ton ke Jakarta.